TANTANGAN DAN PELUANG IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) DI ERA INDUSTRI 4.0

LIDIA KARUBABA, REGINA WUTOY

Abstract


This study aims to determine (1) the influence of the industrial era 4.0 on the implementation of street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari (2) the effect of strengthening character education on the implementation of street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari. (3) Simultaneous influence of character education and industry era on the implementation of street vendors in SMK Negeri 2. Manokwari (4) The challenges of implementing street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari. (5) Opportunities for implementing street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari. The method used in this study is a quantitative method with quantitative analysis techniques. The results showed that: (1) There was no effect of the industrial era 4.0 on the implementation of street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari. (2) There is an effect of strengthening character education on the implementation of street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari. The effect of character education and industry era simultaneously on the implementation of street vendors in SMK Negeri 2. Manokwari. (3) The biggest challenge in implementing street vendors in SMK Negeri 2 Manokwari is family economic factors: the importance of strengthening the competency of students at apprenticeship, both in related OPDs, or in existing training bodies


Keywords


Field Work Practices; Industrial Era 4.0.

Full Text:

PDF

References


Akhmad, Arifin, 2012, Karakter dan Budaya Sekolah (https://ulilalbabjong.wordpress.com), di unduh tanggal 12 Februari 2019.

Arikunto, S., 2012, Uji Validitas dan Reliabilitas Data Penelitian.

https://m.detik.com, diunduh pada tanggal 27

Februari 2019

https://media.com, diunduh pada tanggal 29

Februari 2019.

https://idntimes.com, 2018, diunduh pada tanggal 27 Februari 2019

https://kabarpapua.com, diunduh pada tanggal

Februari 2019

http://kompasiana.com, diunduh pada tanggal

Februari 2019,

https://id.m.wikipedia.org., diunduh pada tanggal 29 Februari 2019,

Muh, Yahya, 2018,Era industri 4.0: tantangan dan peluang perkembangan pendidikan kejuruan Indonesia.

Peraturan Pemerintah,Nomor 29 Tahun 1990 pasal 2 ayat (1) tentang tujuan praktekkerjaindustri, (http://pklalittihad.blogspot.com/praktek-kerjaindustri.html), Diunduh tanggal 12 Februari 2019.

Peraturan Pemerintah,Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Riduwan, 2012, Metode dan Teknik Penyusunan Proposal Penelitian, Bandung, Alfabeta.

Samani,Muchlas dan Hariyanto, 2011, Konsep dan Model Pendidikan Karakter, Bandung, PT Remaja Rosda Karya.

Sisdiknas, (2003),UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang SMK merupakan salah satu bentukPendidikanformal,(http://www.ser dosdiktis.net/serdos/file/dokumen/UUNo 20.pdf), Diunduh tanggal 12 Februari 2019.

Sugiyono, (2013), Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D,Bandung, Alfabeta.

Zamroni, 2011, Dinamika Peningkatan Mutu, Yogyakarta, Gavin Kalam Utama.

Widiyanto, A.M, 2014, Teknik Pengambilan Sampel.

Wutoy, A.R, 2015, Perbedaan Model

Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievements Divisions (STAD) dengan tipe Number Head Togethers (NHT) terhadap motivasi dan hasl belajar kimia peserta didik kelas XII SMK Negeri 2 Manokwari, Journal Ilmu Pendidikan Volume 3 NO.1.




DOI: https://doi.org/10.31957/jipi.v7i3.1028

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.