PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI FISIKA SISWA KELAS X SMA BINA TARUNA PAPUA

USMAN PATANDEAN, ALBERT LUMBU

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk menelaah perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman dan komunikasi antara siswa yang mendapatkan pembelajaran fisika dengan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Selain itu diungkap pula sikap siswa terhadap pembelajaran fisika dan perkembangan karakter siswa dalam pembelajaran fisika. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Bina Taruna Papua Masni. Sesuai dengan desain yang digunakan dipilih 2 kelas sebagai sampel dari 3 kelas yang dilakukan dengan teknik purposive sampling. Kelas pertama sebagai kelas ekperimen dan kelas kedua sebagai kelas kontrol. Kelas ekperimen memperoleh pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan kelas control memperoleh Pembelajaran Konvensional.

Pengumpulan data hasil penelitian menggunakan instrumen berupa soal-soal tes kemampuan pemahaman dan Berfikir Tingkat Tinggi, angket skala sikap siswa, dan angket perkembangan karakter siswa. Data yang diperoleh dari tes kemampuan pemahaman dan Berfikir Tingkat Tinggi dianalisis secara kuantitatif, sedangkan data hasil angket skala sikap dan angket perkembangan karakter di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan kemampuan pemahaman dan Berfikir Tingkat Tinggi yang lebih baik dari pada pembelajaran konvensional/biasa. Analisis data angket skala sikap memperlihatkan bahwa siswa bersikap positif terhadap pembelajaran fisika, baik terhadap pelajaran fisika, model Pembelajaran Berbasis Masalah, maupun terhadap soal-soal pemahaman dan Berfikir Tingkat Tinggi. Hasil analisis angket perkembangan karakter menunjukkan bahwa karakter rasa ingin tahu siswa berada pada level Mulai Berkembang, sedangkan perkembangan karakter kejujuran dan kedisiplinan siswa berada pada level Membudaya.

Kata kunci :Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Pemahaman Fisika, Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31957/jipi.v2i2.334

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMU PENDIDIKAN INDONESIA