PUBLICATION ETHICS

English version

Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEUDA) merupakan jurnal blind-review yang diterbitkan secara periodik tiga kali dalam satu tahun (April, Agustus, dan Desember). Jurnal KEUDA memublikasikan tulisan-tulisan dalam bidang Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pemikiran, profesi dan praktik Keuangan Daerah dan Kajian Ekonomi di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya. Publikasi artikel dalam jurnal blind-review adalah merupakan bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Publikasi merupakan suatu pencerminan langsung atas kualitas hasil karya penulis dan institusi yang menaunginya. Artikel dari hasil blind-review mendukung dan mewujudkan pendekatan ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan suatu standar perilaku etika bagi semua pihak yang terlibat dalam publikasi: editor jurnal, reviewer, dan penulis.

 

Untuk Editor:

  • Editor harus bertanggung jawab atas setiap artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Keuda: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah
  • Editor harus membantu penulis mengikuti instruksi dalam proses OJS.
  • Editor dapat berkomunikasi dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan akhir.
  • Seorang editor harus mengevaluasi naskah secara obyektif untuk publikasi, menilai masing-masing pada kualitasnya tanpa melihat kebangsaan, etnis, kepercayaan politik, ras, agama, jenis kelamin, senioritas, atau afiliasi kelembagaan penulis. Ia harus menolak tugasnya ketika ada potensi konflik kepentingan.
  • Editor perlu memastikan dokumen yang dikirim ke pengulas tidak berisi informasi dari penulis, dan sebaliknya.
  • Keputusan editor harus diinformasikan kepada penulis disertai dengan komentar pengulas kecuali jika berisi komentar yang menyinggung atau memfitnah.
  • Editor harus menghormati permintaan dari penulis bahwa seorang individu tidak boleh meninjau kiriman, jika ini beralasan dan praktis.
  • Editor dan semua staf harus menjamin kerahasiaan naskah yang dikirimkan.

 

Untuk Reviewer:

  • Peninjau perlu mengomentari pertanyaan etis dan kemungkinan pelanggaran penelitian dan publikasi.
  • Peninjau akan melakukan pekerjaan tepat waktu dan harus memberi tahu editor jika mereka tidak dapat menyelesaikan pekerjaan.
  • Peninjau perlu menjaga kerahasiaan naskah.
  • Peninjau tidak boleh menerima untuk meninjau ulang naskah di mana ada potensi konflik kepentingan antara mereka dan penulis mana pun.
  • Peninjau harus dilakukan secara objektif. Kritik yang bersifat pribadi atas penulis adalah tidak tepat. Reviewer harus menyampaikan pandangannya secara jelas disertai dengan argumen yang mendukung.
  • Reviewer harus mengidentifikasi karya publikasi yang belum dikutip oleh penulis. Suatu pernyataan tentang observasi atau argumen yang telah dipublikasikan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer harus memberitahukan kepada editor atas kesamaan yang substansial atau overlap antara naskah yang sedang di-review dengan tulisan lainnya yang telah dipublikasikan, sesuai dengan pengetahuan reviewer.
  • Blind peer review oleh reviewer membantu editor dalam mengambil keputusan serta dapat membantu penulis dalam memperbaiki tulisannya melalui komunikasi editorial antara reviewer dengan penulis. Peer review merupakan suatu komponen penting dalam komunikasi keilmuan formal (formal scholarly communication) dan pendekatan ilmiah.

 

Untuk Penulis :

  • Penulis menegaskan bahwa materi tersebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan bahwa mereka belum mengalihkan hak apa pun ke artikel tersebut.
  • Pengarang harus memastikan keaslian karya dan mereka telah mengutip karya orang lain dengan benar sesuai dengan format referensi.
  • Penulis tidak boleh terlibat dalam plagiarisme atau plagiarisme diri.
  • Penulis harus memberi editor data dan detail pekerjaan, jika ada kecurigaan pemalsuan atau pemalsuan data.
  • Penulis tidak boleh memublikasikan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal. Mengajukan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal merupakan perilaku tidak etis dalam publikasi karya ilmiah dan tidak dapat diterima.
  • Pengakuan dengan benar atas hasil karya orang lain harus selalu dilakukan. Penulis harus menyebutkan publikasi yang berpengaruh dalam penyusunan karyanya. Informasi yang diperoleh secara pribadi, seperti dalam percakapan, korespondensi, atau diskusi dengan pihak ketiga, tidak boleh digunakan atau dilaporkan tanpa izin tertulis dari sumber informasi tersebut.
  • Penulis adalah orang yang telah memberikan kontribusi sigifikan terhadap konsepsi, desain, eksekusi, atau interpretasi atas tulisan di artikel. Semua pihak yang telah memberikan kontribusi signifikan dicantumkan sebagai co-author. Penulis korespondensi harus memastikan bahwa semua co-author telah dicantumkan dalam naskah, dan semua co-author telah membaca dan menyetujui versi akhir atas karya tersebut serta telah menyetujui pengajuan naskah untuk publikasi.
  • Ketika penulis menemukan kesalahan yang signifikan atau ketidaktepatan dalam karyanya yang telah dipublikasikan, penulis bertanggung jawab untuk segera memberitahukan hal tersebut kepada editor jurnal, serta berkerjasama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki tulisan tersebut. Jika editor memperoleh informasi dari pihak ketiga bahwa suatu karya publikasi mengandung kesalahaan yang signifikan, penulis bertangggung jawab untuk segera menarik kembali atau melakukan koreksi atas tulisan tersebut atau memberikan bukti kepada editor terkait ketepatan tulisan aslinya.