ANALISIS KUALITAS BEBERAPA SUMBER AIR PADA KAWASAN HUTAN DI ENTROP DISTRIK JAYAPURA SELATAN KOTA JAYAPURA

Maik N.K Akobiarek, Edoward Raunsay

Abstract


                                                                      Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sumber air (kali dan intake) di Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik observasi, dengan menentukan titik-titik pengamatan yang dapat mewakili lokasi kajian (Purposive sampling). Pengambilan sampel menggunakan sistem grape sample dengan parameter yang dikaji meliputi parameter fisika, kimia dan mikrobiologi air. Hail penelitian ini menunjukkan bahwa status mutu air kali di lokasi penelitian ditinjau berdasarkan analisis Indeks Pencemaran menunjukkan bahwa pada titik pengamatan I dan III termasuk dalam kategori tercemar ringan, titik pengamatan II, IV, V dan VI termasuk dalam kategori tercemar sedang. Kualitas air kali pada 6 (enam) titik pengamatan tidak layak dimanfaatkan sesuai peruntukan air kelas I yaitu untuk air yang dapat digunakan untuk air baku air minum, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.

Kata Kunci: Analisis, Kualitas, Sumber, Air

 

Abstract

 

This research aims to know the quality of the water source (the times and the intake) in the District of the southern city of Jayapura Jayapura. The methods used in this research was descriptive with the techniques of observation, by determining the points of observations that can represent the location of the study (Purposive sampling). Sampling using the system with parameters sample grape which examined include the parameters of physics, chemistry and microbiology of water. Hail the research indicates that the status of the quality of the water at the site of the research reviewed based on analysis of the Pollution Index shows that at the point of observation I and III included in light polluted observation point, II, IV, V and VI including in the category of being tainted. The quality of the water at 6 (six) point of observation is not worth utilized water class I designation according to water that can be used for raw water and drinking water, or other provisions which require water quality similar to that of usefulness.

Key Words: Analysis, Quality, Source, Water


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Effendi H., 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Yogyakarta.

Fardiaz. S., 1992. Polusi air dan udara . Yogyakarta . Kanisius.

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 2/MENLH/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan.

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air.

Pescod M.D, 1973. Investigation of Rational Effluen and Stream Standart For Tropical Countries. A.I.T. Bangkok.

Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air.

Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencearan air.

Salmin, 2005. Oksigen Terlarut (DO) dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. Oseana. Volume xxx. No. 3. Jakarta.

Undang-undang No. 7 Tahun 2002 tentang Sumber Daya Air.

Wardana W.A., 2004. Dampak Pencemar Lingkungan (Edisi Revisi). Penerbit Andi. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.