PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK RITE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN OMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP N KECAMATAN LEMBAH GUMANTI

Asmaul Husna

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan 1) Apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi Think talk-write lebih tinggi dari kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, 2) Apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran Think-talk-write lebih tinggi dari kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dari SMP N Lembah Gumanti. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII 1 SMP N 3 Lembah Gumanti sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII 2 SMP N 3 Lembah Gumanti sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANCOVA (analisis Kovarian). Berdasarkan hasil analisis statistik, 1) diperoleh nilai signifikansi = 0,002 lebih kecil dari taraf nyata (α = 0,05) berarti H0 ditolak atau Kemampuan pemahaman konsep siswa yang menggunakan strategi pembelajaran TTW lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional, 2) nilai signifikansi = 0,006 lebih kecil dari taraf nyata (α = 0,05) berarti H0 ditolak atau Kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan strategi pembelajaran TTW lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional.

Kata Kunci:Strategi pembelajaran kooperatif tipe think talk write, kemampuanpemahaman
konsep dan kemampuan komunikasi matematis.


Full Text:

PDF

References


Arikunto dan Suharsimi, (2008). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara, Jakarta.

Arikunto, Suharsimi, (2005). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT. Mahasatya, Jakarta.

Depdiknas (2006). KTSP. Standar Isi dan Standar Kompetensi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.

Hudojo, H. (2002). Representasi Belajar Berbasis Masalah. Prosiding Konferensi Nasional Matematika XI, Edisi Khusus

Iryanti, P. (2004). Penilaian Unjuk Kerja. Depdiknas, Yogyakarta.

Martinis Y. dan Bansu, I. A. (2008). “Taktik Pengembangan Kemampuan Individual Siswa”. Gaung Persada Press, Jakarta.

Maula dan Nikmatul. (2012). Model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW). (http://maulanikmatul.blogspot.com/2012/01/model-pembelajaran-think-talk-write-ttw.html, diakses tanggal 17 Maret 2013).

Muliyardi (2003). Strategi Belajar Mengajar Matematika. Padang.

Mulyono (2009). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Rineka Cipta, Jakarta.

Poerwadarminta. 2006. Kamus Umum Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Balai Pustaka, Jakarta.

Prawironegoro, Praktinyo.1985. Evaluasi Belajar Khusus Analisis Soal untuk Bidang Studi Matematika. C.V. Fortuna, Jakarta.

Ruseffendi, E.T. 1991. Pengajaran Matematika Modern untuk Orang Tua, Murid, Guru, dan SPG Seri Kelima. Tarsito, Bandung.

Shadiq, F. (2009). Kemahiran Matematika. Depdiknas, Yogyakarta.

Slameto (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta, Jakarta.

Suherman ,H. dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sudjana (2005). Metode Statistika. Tarsito, Bandung.

Suwanda (2011). Desain Eksperimen untuk Penelitian Ilmiah. Alfabet, Bandung.

Walpole, R. E. (1992). Pengantar Statistika. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.