Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Pewarna Alami untuk Peningkatan Kualitas Produk Pangan di Kawasan Ekowisata Isyo Hills, Rhepang Muaif, Kabupaten Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.31957/bhjpi.v5i1.5600Abstract
The Isyo Hill’s Bird Watching Ecotourism Area in Rhepang Muaif Village, Nimbokrang District, Jayapura Regency is a tourist destination that welcomes visitors from various countries, with food and beverage services provided by local culinary groups. The main challenge in culinary presentation is creating dishes that are not only delicious but also visually appealing. The use of natural colorants is a safe and health-beneficial alternative to synthetic dyes. The local community is already familiar with several natural color sources such as kesumba keling fruit (Bixa orellana), turmeric (Curcuma longa), and teak leaves (Tectona grandis), and has the potential to develop additional natural color sources, such as butterfly pea flowers (Clitoria ternatea). This community service initiative aims to enhance the community’s knowledge and skills in utilizing natural colorants in food and beverages. The implementation method consists of three stages: outreach, discussion through a Focus Group Discussion (FGD), and practical training. The results of the activity demonstrate an increase in participants’ understanding and ability to apply natural colorants, as evidenced by processed products such as steamed sponge cake and sliced nagasari using butterfly pea flower colorant, as well as beverages made from butterfly pea flower extract. Additionally, a guidebook containing information on natural colorants and processed food recipes was compiled as an output of the activity. This initiative is expected to support the enhancement of the quality of healthy, appealing, and value-added local culinary offerings for the ecotourism sector at Isyo Hill’s.
Downloads
References
Ananingsih, V.K., A.R. Pratiwi, Novitasari, & B. Agatha. 2021. Aplikasi pewarna ekstrak herbal pada kue apem tradisional dalam Herbal Untuk Kalangan Muda. Hal: 66-84. The Java Institute, Universitas Katholik Soegiyopranoto, Semarang.
Anonim, 2024. Alam, hutan, dan Cenderawasih, Menjadi ikon masuknya Rhepang Muaif Dalam ADWI 2024. https://jayapurakab. go.id/alam-hutan-dan-cenderawasih-menjadi-ikon-masuknya-rhepang-muaif-dalam-adwi-2024/. Diakses 6 Maret 2025.
Berlin, S.W., R. Linda, & Mukarlina. 2017. Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pewarna alami oleh Suku Dayak Bidayuh di Desa Kenaman Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Protobiont. 6(3): 303-309.
Shaleha, N., & A.S. Daulay. 2023. Uji stabilitas warna berdasarkan intensitas dan kadar kurkumin ekstrak kunyit dan temulawak. Cross-Border. 6(2): 790-803.
Iznilillah, W., A. Jumiono, & M.Z. Fanani. 2023. Perbandingan proksimat, antioksidan, dan antosianin pada berbagai produk olahan pangan dengan penambahan pewarna alami bunga telang. Jurnal Ilmiah Pangan Halal. 5(2): 163–174.
Jayanti, M., S. Prabowo, K.P. Candra, & A. Emmawati. 2025. Optimasi aktivitas antioksidan minuman herbal celup berbahan bunga telang dan serai. Jurnal Mutu Pangan. 12(1): 1–13.
Kausar, A.R., S.P.P. Surya, H.T. Eriantika, A.B. Santika, E.I. Prestrisiyani, & Y.A. Nita. 2022. Penyuluhan zat pewarna alami makanan dan minuman. Journal of Public Health Concerns. 2(3): 174-183.
Keiluhu, H.J., L.Y. Chrystomo, S. Yuliana & R. Silitonga. 2024. Identifikasi bahan dan pembuatan noken tas tradisional serat kayu pada masyarakat lokal Kampung Rhepang Muaif, Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura. Jurnal Biologi Papua. 16(1): 51-61.
Mahendra, D.P.A.K. 2022. Pemanfaatan bunga telang dibandingkan daun pandan sebagai pewarna alami dalam proses pembuatan kelepon. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis. 1(10): 2657–2673.
Manurung, H, J. Tampubolon, F. Tindaon, D. Naibaho, & S.D. Simbolon. 2025. Ekstraksi bunga telang dan bawang Dayak sebagai pewarna alami dan antioksidan pada kue mangkuk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN). (5)1: 91–99.
Meilisa, D., & D. Gusnadi. 2024. Pemanfaatan bunga telang sebagai pewarna alami pada inovasi produk sponge cake. Jurnal Pengolahan Pangan. 9(1): 29–32.
Nizori, A. 2021. Pewarna alami pada produk pangan. Foodreview Indonesia. 16(4): 38-46.
Purnomo, W., L.U. Khasanah, & R.B.K. Anandito. 2014. Pengaruh ratio kombinasi maltodekstrin, karagenan dan whey terhadap karakteristik mikroenkapsulan pewarna alami daun jati (Tectona grandis). Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 3(3): 99-107.
Purwaningsih, D. 2013. Pemanfaatan biji tanaman kesumba (Bixa orellana) sebagai pewarna alami dan antioksidan (Vitamin C) untuk pembuatan kue bolu dari berbagai macam tepung. [Skripsi]. FKIP Universitas Muhamadiyah, Surakarta.
Riani, S., S. Syamswisna, & A.N. Mardiyyaningsih. 2024. Studi etnobotani tumbuhan pewarna alami di Desa Raut Muara Kabupaten Sanggau. EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi. 8(2): 62–71.
Souhoka, F.A., N. Hattu, & M. Huliselan. 2019. Uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol biji kesumba keling (Bixa orellana L). Indonesian Journal of Chemical Research. 7(1): 25–31.
Suloi, AF., Nurmiati, & W. Suhartini. 2022. Eksplorasi bakteri Actinomycetes asli Papua Barat sebagai pewarna makanan alami dan antimikroba. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan. 6(2): 142-148.
Sultan, S.F., & O. Fathurohman. 2024. Pewarna makanan dari Serangga (Cochineal) menurut perspektif halal dalam konteks farmasi. Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram. 13(1): 69-76.
Suprihatin, T., S. Rahayu, M. Rifa’i, & S. Widyarti. 2020. Senyawa pada serbuk rimpang kunyit (Curcuma longa L.) yang berpotensi sebagai antioksidan. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 5(1): 35–42.
Unawahi, S., A. Widyasanti, & S. Rahimah. 2022. Pemanfaatan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea Linn) sebagai pewarna alami pada minuman bersoda. Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian. 16(2): 263–270.
Yuniati, Y., K. Handarini, & R. Rahmiati. 2024. Studi pustaka: Ekstraksi pewarna alami dari tanaman di Indonesia. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi. 12(1): 1099-1111.
Lahallo, W., R.H.R. Tanjung, Suharno, & P. Sujarta. 2022. Diversity, composition and important tree species for Cenderawasih bird activities in Rhepang Muaif ecotourism forest, Jayapura, Papua, Indonesia. Biodiversitas. 23(2): 742–749.




