Pola Spasial pH dan COD sebagai Indikator Degradasi Kualitas Air Sungai Jembatan Dua

Authors

  • Lodwyk N Krimadi Universitas Cenderawasih
  • Diana M Abulais Universitas Cenderawasih
  • Nurhairi Nurhairi Universitas Cenderawasih
  • Nason Siringon Universitas Cenderawasih

Abstract

Sungai Jembatan Dua di Jayapura, Papua, merupakan komponen penting dalam sistem hidrologi lokal yang berpotensi mengalami perubahan kualitas air akibat interaksi proses alami dan aktivitas antropogenik. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren spasial kualitas air Sungai Jembatan Dua berdasarkan parameter pH dan Chemical Oxygen Demand (COD) dari hulu hingga muara. Pengambilan sampel air dilakukan pada tiga segmen sungai, yaitu hulu, tengah, dan muara. Parameter pH diukur secara in situ menggunakan pH meter, sedangkan COD dianalisis di laboratorium menggunakan metode titrasi sesuai standar APHA. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai pH dari 7,64 di hulu menjadi 8,13 di muara, serta peningkatan konsentrasi COD dari 154,67 mg/L menjadi 224 mg/L. Pola ini mengindikasikan perubahan kualitas air secara longitudinal yang dipengaruhi oleh proses hidrokimia alami, aktivitas biologis, serta akumulasi bahan organik dan anorganik sepanjang alur sungai. Tren spasial yang konsisten pada kedua parameter tersebut menegaskan bahwa kualitas air Sungai Jembatan Dua cenderung mengalami penurunan secara bertahap ke arah muara, sehingga memerlukan perhatian dalam pengelolaan dan pengendalian kualitas lingkungan perairan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-11-01