Rancang Bangun Alat Mesin Pemarut Batang Sagu Kapasitas 30 Kg Per-jam untuk UMKM Usaha Bersama Desa Kembung Luar
DOI:
https://doi.org/10.31957/jabdimascenderawasih.v4i1.5541Abstract
Secara tradisional, ekstraksi empulur sagu dilakukan dengan cara manual (dipukul/parut tangan) yang memakan waktu lama. Untuk menigkatkan produktifitas diperlukan mesin produksi pengolahan sagu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh kampus sangat berkontribusi dalam perencanaan dan pembuatan unit mesin pengolahan sagu dengan kapasitas 30 kg/jam. Perencanaan dilakukan dengan pertimbangan aspek material dan biaya perawatan yang memungkinkan mesin ini mampu beroperasi dalam waktu lama. Mesin ini digunakan oleh UMKM Usaha Bersama di desa Kembung Luar dengan kemudahan operasional dan mampu meningkatkan produksi sagu dan keuntungan UMKM.
Downloads
References
Ahmad Thoriq1, Agus Sutejo 2017. Desain dan Uji Kinerja Mesin Pemarut Sagu Tipe TPB 01. JURNAL AGRITECH, Vol. 37, No. 4, November 2017, Hal. 453-461 DOI: http://doi.org/10.22146/agritech.12789.
Bahri, S., 1995. Dampak Mekanisasi Pertanian Terhadap Kehidupan Masyarakat Petani di Kelurahan Benteng di Kelurahan Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang. Ujung Pandang: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Dwicahyani, Maulidya. Alfan Firdaus, Ridho. 2020. Teknik Pengelasan SMAW. Surakarta: CV. Mediatama.
Harsono, Wiryosumanto. Toshie, Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam.Cetakan ke delapan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Silana AS, (2007). TeknologicSederhana Produksi Tepung Sagu Kering dan Preferensi Kosumen Terhadap Produk Sagu. Seminar Nasional Sagi di Ambon 29-30 Oktober 2007. BPTP. Maluku. Ambon.




