PEMBELAJARAN MODEL PjBL DENGAN MEDIA CERITA RAKYAT PAPUA SELATAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

Authors

  • Welas Riyanti Universitas Cenderawasih
  • Aleda Mawene Universitas Cenderawasih
  • Triwiyono Universitas Cenderawasih

Abstract

Abstract: Elementary school students' narrative writing skills remain a serious concern because many learners still have limited vocabulary, difficulty organizing ideas, and low motivation to write coherent stories. This article synthesizes the conceptual foundation for implementing Project-Based Learning (PjBL) with South Papuan folktales as contextual learning media to strengthen narrative writing skills in elementary schools. Using a literature review approach, this paper examines theories of PjBL, narrative writing, local wisdom-based media, and relevant previous studies on writing instruction. The synthesis shows that PjBL can guide students through questioning, project planning, investigation, drafting, revision, presentation, and reflection, while South Papuan folktales provide culturally close story material that stimulates imagination, moral reasoning, and cultural identity. The proposed learning design positions folktales not merely as reading texts but as sources for story mapping, collaborative discussion, narrative reconstruction, and authentic written products. This conceptual model is expected to support teachers in designing meaningful writing instruction that improves language competence, creativity, critical thinking, and appreciation of local culture.

Keywords: Project-Based Learning; South Papuan Folktales; Narrative Writing; Local Wisdom and Elementary School.

 

Abstrak: Keterampilan menulis narasi peserta didik sekolah dasar masih menjadi persoalan karena banyak peserta didik memiliki kosakata terbatas, kesulitan mengorganisasi gagasan, dan motivasi rendah dalam menyusun cerita yang runtut. Artikel ini mensintesis landasan konseptual penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dengan media cerita rakyat Papua Selatan sebagai media pembelajaran kontekstual untuk memperkuat keterampilan menulis narasi di sekolah dasar. Melalui pendekatan kajian pustaka, artikel ini menelaah teori PjBL, keterampilan menulis narasi, media berbasis kearifan lokal, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan pembelajaran menulis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa PjBL dapat membimbing peserta didik melalui pertanyaan pemantik, perencanaan proyek, investigasi, penyusunan draf, revisi, presentasi, dan refleksi, sedangkan cerita rakyat Papua Selatan menyediakan bahan cerita yang dekat dengan budaya peserta didik, merangsang imajinasi, penalaran moral, dan identitas budaya. Model konseptual ini menempatkan cerita rakyat tidak sekadar sebagai teks bacaan, tetapi sebagai sumber pemetaan cerita, diskusi kolaboratif, rekonstruksi narasi, dan produk tulisan autentik.

Kata kunci: Project-Based Learning; Cerita Rakyat Papua Selatan; Menulis Narasi; Kearifan Lokal dan Sekolah Dasar

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Aleda Mawene, Universitas Cenderawasih

Dr. Aleda Mawene berprofesi sebagai seorang dosen Bahasa Indonesia di Universitas Cenderawasih

Triwiyono, Universitas Cenderawasih

Dr. Triwiyono berprofesi sebagai seorang dosen Metodologi Pendidikan di Universitas Cenderawasih

References

Ahsin, M. N. (2016). Peningkatan keterampilan menulis karangan narasi dengan menggunakan media audiovisual dan metode quantum learning. Refleksi Edukatika, 6(2), 158-171. https://doi.org/10.24176/re.v6i2.607

Akbar, M., Nizaar, M., Fujiaturrahman, S., Haifaturrahmah, H., & Sari, N. (2022). Keefektifan media audio visual berbasis etnosains terhadap minat belajar siswa sekolah dasar. Seminar Nasional Paedagoria, 2, 17-23.

Anderson, M., & Anderson, K. (1997). Text types in English 2. Macmillan Education Australia.

Annisah, Samsudin, & Waliyudin. (2020). Peningkatan kreatifitas dan minat belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan cerita rakyat Bima. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(2), 66-71. https://doi.org/10.36312/jime.v6i2.1384

Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran. PT Raja Grafindo Persada.

Candin, A. D., & Kristiantari, M. G. R. (2023). Model project based learning berbasis outdoor study meningkatkan keterampilan menulis cerpen berbahasa Indonesia pada kelas V SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3), 408-415. https://doi.org/10.23887/jipp.v7i3.63157

Dalman. (2019). Keterampilan menulis. PT Raja Grafindo Persada.

Haryanti, A. S. (2018). Penggunaan media gambar dan media radio pada pembelajaran menulis deskripsi siswa kelas X SMA Tunas Harapan Balaraja-Tangerang. Jurnal Kredo, 2(1), 14-25. https://doi.org/10.24176/kredo.v1i2.2108

Hikmah, S. (2022). Analisis kesulitan menulis ringkasan bacaan pada tema 8 subtema 2 siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(1), 36-43. https://doi.org/10.24176/jino.v5i1.7689

Inggriyani, F., & Fazriyah, N. (2017). Pengaruh berpikir kritis terhadap keterampilan menulis narasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(2), 105-116.

Ira Afriyanti, Somadayo, S., & Hadi, D. (2020). Pemanfaatan media cerita rakyat sebagai upaya membangun kreativitas anak. JP, 7(2).

Keraf, G. (2004). Argumentasi dan narasi. Gramedia Pustaka Utama.

Khafifah, U., Wardana, A. E., & Triana, P. M. (2024). Pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap keterampilan menulis karangan narasi. Borobudur Educational Review, 4(2), 23-33. https://doi.org/10.31603/bedr.11777

Lestari, P. S., & Yuwono, A. A. (2022). Project based learning. [Naskah akademik].

Minha, Y. (2017). Penggunaan teknik story mapping dalam memahami teks naratif pada siswa kelas X KC di SMKN 3 Kota Bengkulu. TRIADIK, 16(2). https://doi.org/10.33369/triadik.v16i2.8831

Roysa, M. (2015). Kemampuan menulis cerpen dengan perlakuan model pengajaran tidak langsung dan model kooperatif integratif pada siswa SMA dilihat dari tingkat kemandirian siswa. Refleksi Edukatika, 4(2), 1-13. https://doi.org/10.24176/re.v4i2.418

Rulviana, V. (2020). Pemanfaatan media komik untuk meningkatkan hasil belajar menulis narasi pada siswa kelas IV SDN Jabung 2. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(2), 223-229. https://doi.org/10.24176/re.v10i2.4574

Siddik, M. (2016). Dasar-dasar menulis dengan penerapannya. Tunggal Mandiri Publisher.

Sulistyani, S. (2020). Upaya meningkatkan keterampilan menulis huruf Jawa melalui diskusi kelompok berbantu kartu huruf pada peserta didik kelas VI SD 1 Prambatan Kidul Kudus. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(2), 239-250. https://doi.org/10.24176/re.v10i2.4695

Tarigan, H. G. (2021). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Triaji, C. L., Yayuk, E., & Fithriyanasari, E. (2019). Contextual teaching and learning untuk peningkatan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV sekolah dasar. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2), 134-140. https://doi.org/10.24176/re.v9i2.3178

Wardopo, K. (2019). Dongeng sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD/MI. Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam, 4(2), 222-230.

Wibowo, S. A., & Rosya, M. (2018). Efektivitas penggunaan model think talk write berbantuan media komik strip dalam peningkatan keterampilan menulis dialog sederhana siswa kelas V SD 1 Tritis. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 1(2), 148-161. https://doi.org/10.24176/kredo.v1i2.2215

Widiastuti, T., Mejobo, G. K., & Kudus, K. (2023). Efektivitas penggunaan media scrapbook pada keterampilan menulis narasi siswa kelas VI sekolah dasar. Jurnal Pendas, 6(1), 1.

Widodo, S. (2018). Kumpulan cerita rakyat Papua. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Balai Bahasa Papua.

Yarmi, G. (2017). Pembelajaran menulis di sekolah dasar. Perspektif Ilmu Pendidikan, 31(1).

Yusuf, Y., Ibrahim, R., & Iskandar, D. (2017). Keterampilan menulis: Pengantar pencapaian kemampuan epistemik. Syiah Kuala University Press.

Downloads

Published

2025-12-30