INTEGRASI LAGU DAERAH PAPUA SEBAGAI PELESTARIAN BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENGUATKAN IDENTITAS BUDAYA PESERTA DIDIK DI SD

Authors

  • Selvia Yusuf Program Magister Pendidikan Dasar Universitas Cenderawasih, Papua, Indonesia

Abstract

Abstract: This article examines the urgency of preserving local culture through education, Papuan cultural identity, cultural identity in elementary school students, the educational function of Papuan folk songs, and strategies for integrating folk songs in IPS learning. The discussion shows that Papuan folk songs can be an effective medium for strengthening cultural awareness, fostering pride, enhancing understanding of local history, and instilling positive character traits in students. Various strategies such as contextual learning, integrative thematic learning, project-based learning, and collaborative learning can enhance the effectiveness of this integration. Furthermore, the integration of folk songs has cognitive, affective, social, psychomotor, and long-term impacts on preserving Papuan cultural identity. Therefore, the use of Papuan folk songs in social studies learning is an important approach to developing a young generation of Papuans with character, culture, and a strong sense of identity.

Keywords: Papuan Regional Songs; Elementary School Social Studies; Cultural Identity; Cultural Preservation; and Local Culture-based Learning.

 

Abstrak: Artikel ini mengkaji urgensi pelestarian budaya lokal melalui pendidikan, identitas budaya Papua, identitas budaya pada peserta didik SD, fungsi edukatif lagu daerah Papua, serta strategi integrasi lagu daerah dalam pembelajaran IPS. Pembahasan menunjukkan bahwa lagu daerah Papua dapat menjadi media efektif dalam memperkuat kesadaran budaya, menumbuhkan rasa bangga, meningkatkan pemahaman sejarah lokal, serta menanamkan karakter positif pada peserta didik. Berbagai strategi seperti pembelajaran kontekstual, tematik integratif, project-based learning, dan pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan efektivitas integrasi tersebut. Selain itu, integrasi lagu daerah memberikan dampak kognitif, afektif, sosial, psikomotorik, dan jangka panjang terhadap pelestarian identitas budaya Papua. Dengan demikian, penggunaan lagu daerah Papua dalam pembelajaran IPS menjadi salah satu pendekatan penting untuk membangun generasi muda Papua yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki identitas diri yang kuat. 

Kata Kunci: Lagu Daerah Papua; IPS SD; Identitas Budaya; Pelestarian Budaya dan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, F. (2020). Media Budaya Lokal dalam Pembelajaran untuk Menumbuhkan Kebanggaan Budaya Siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 45–60.

Firdaussy, R., et al. (2024). Pembentukan Identitas Budaya Siswa Melalui Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 22–35.

Haniah, N., et al. (2024). Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(2), 112–125.

Harahap, R., & Siregar, S. (2020). Identitas Budaya dan Pendidikan Lokal pada Peserta Didik SD. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(3), 211–220.

Isjoni, & Dwi, R. (2020). Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Bandung: Alfabeta.

Kurniadi, B., & Setyowati, D. (2021). Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 101–118.

Laila, N. (2023). Fungsi Upacara Adat dalam Penguatan Identitas Budaya Papua. Jurnal Antropologi Papua, 5(1), 44–57.

Nababan, T., & Hutagalung, A. (2021). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal terhadap Kepercayaan Diri Peserta Didik. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(3), 155–170.

Nurjanah, N., et al. (2021). IPS dan Penguatan Karakter Peserta Didik: Pendekatan Interdisipliner. Jurnal Ilmu Sosial, 8(2), 76–88.

Nur Lita, S., et al. (2024). Nilai-Nilai Luhur pada Lagu Daerah dan Relevansinya terhadap Pembelajaran SD. Jurnal Pendidikan Musik Nusantara, 3(1), 14–29.

Rahayu, S., et al. (2022). Kolaborasi Sekolah dan Komunitas dalam Pembentukan Identitas Budaya Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 55–67.

Rahmawati, I. (2025). Peran Sekolah Dasar dalam Pembentukan Identitas Budaya Anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 13–27.

Rumbiak, A., & Yuliandri, F. (2022). Nilai Budaya dalam Lagu Tradisional Papua dan Implementasinya pada Pembelajaran. Jurnal Ilmu Budaya, 18(2), 145–158.

Safitri, D., et al. (2024). Implementasi Nilai Budaya Lokal dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 10(1), 87–99.

Sahar, M., & Mofu, M. (2019). Lagu Tradisional sebagai Media Pembelajaran Sejarah Lokal Papua. Jurnal Sejarah dan Budaya, 13(1), 55–67.

Sapriya. (2017). Pendidikan IPS: Konsep dan Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya.

Sedyawati, E. (2013). Warisan Budaya Indonesia. Jakarta: Wedatama.

Sinarmas, R. (2023). Identitas Budaya Papua dalam Perspektif Sosial-Budaya. Jurnal Kebudayaan Papua, 4(2), 33–48.

Sitorus, A. (2023). Analisis Struktur Musikal Lagu Daerah Papua. Jurnal Musikologi Nusantara, 7(1), 20–37.

Wardani, E., et al. (2020). Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran IPS SD. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 90–107.

Wambrauw, Y. (2023). Pelestarian Budaya Papua melalui Pembelajaran Berbasis Lokal. Jurnal Pendidikan Papua, 2(1), 33–47.

Widodo, A., et al. (2018). Penguatan Identitas Diri Berbasis Budaya Lokal pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Humaniora, 6(4), 201–210.

Yusnaldi. (2022). Pembelajaran IPS dalam Upaya Penguatan Nilai Sosial Peserta Didik. Jurnal Sosial Humaniora, 13(1), 23–37.

Downloads

Published

2025-12-26