PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN BULLYING DI SMPN 13 JAYAPURA PAPUA
Keywords:
Kepala sekolah, bullying, pencegahan, peran kepemimpinanAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pencegahan bullying pada peserta didik di SMP Negeri 13 Kota Jayapura, Papua. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin dalam dunia pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek administratif tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang ama, damai, dan mendukung serta bebas dari tindakan kekerasan. Melalui penelitian ini, kinerja kepala sekolah dianalisis berdasarkan indikator utama, yaitu sebagai berikut: Peran Kepala Sekolah sebagai Perencana dan Pengorganisir dalam Pencegahan Kebijakan Anti-Bullying; Manajer dalam Program Anti-Bullying; dan Fasilitator dan Motivator dalam Pencegahan Bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan kualitatif meliputi teknik pengumpulan data seperti observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan pihak terkait di SMP Negeri 13 Kota Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah berupaya optimal dalam menjalankan tiga peran tersebut meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran sebagian warga sekolah, serta budaya permisif terhadap perilaku bullying. Namun demikian, strategi pencegahan yang diterapkan melalui kebijakan sekolah, program pembinaan karakter, pembentukan tim anti- bullying, dan pelibatan orang tua dianggap efektif dalam menurunkan angka kasus bullying. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peran kepala sekolah sebagai agen perubahan budaya sekolah sangat penting untuk menciptakan iklim pendidikan yang inklusif dan humanis.
Downloads
References
DBE Support Program. (2012). Addressing bullying in schools: Guidelines for school leaders and teachers. USAID DBE Program Indonesia.
Dzikrulloh. (2023). Peran kepala sekolah dalam pengembangan program psikoedukasi berbasis nilai moral Islami untuk pencegahan bullying di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Karakter, 5(2), 123–135.
Epstein, J. L. (2011). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.
Manalu, E. O., Mataputun, Y., & Budiarti, I.S. (2025). Analisisi Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan: Sebuah Studi Kualitatif. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 5(1), 37–50. https://doi.org/10.30872/jiimpian.v5i1.4678
Mulyasa, E. (2013). Menjadi kepala sekolah profesional. PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, A. (2020). Kepemimpinan partisipatif kepala sekolah dalam implementasi program anti-bullying di sekolah menengah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 145–156.
Nurhayati, S., dkk. (2021). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan budaya sekolah yang aman dan inklusif. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(1), 55–67.
Nurhayati, D. (2021). Peran strategis kepala sekolah dalam pencegahan bullying di lingkungan pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 45–58.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishing.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297.
Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Usman, H. (2019). Manajemen: Teori, praktik, dan riset pendidikan. Bumi Aksara.
UNESCO. (2023). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Wulandari, R., & Mulyana, A. (2022). Kebijakan sekolah dalam pencegahan bullying untuk membentuk lingkungan belajar yang kondusif. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 14(1), 78–90..
Wahyudi. (2020). Kepemimpinan kepala sekolah dalam menurunkan tingkat perundungan di sekolah menengah pertama. Jurnal Kepemimpinan dan Pengelolaan Sekolah, 4(1), 67–79.
Wahyuni. (2023). Kolaborasi kepala sekolah dan guru bimbingan konseling dalam pemulihan psikologis korban bullying. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 8(1), 88–101.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Journal NOKEN offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
Journal NOKEN is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.Â
Authors who publish with Journal NOKEN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-ND 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).