Analisis Sektor Basis Dan Non Basis Di Kabupaten Jayapura

Authors

  • Aurelianus Jehanu Universitas Cenderawasih
  • Ida Ayu Purba Riani Universitas Cenderawasih
  • Balthazar Kreuta Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.56076/jkesp.v2i3.2067

Abstract

Sektor basis dengan nilai LQ terbesar terdapat pada sektor industri dan pengolahan dengan nilai rata-rata 3,22 dan yang terendah sektor pertambangan dan penggalian dengan nilai rata-rata 0,66. Sektor pertanian, sektor industri pengolahan, sektor bangunan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahan mengalami pergeseran dengan nilai DLQ lebih dari satu, Pada Analisis Tipologi Klassen pada awal tahun 2004 semua sektor-sektor Kabupaten Jayapura rata-rata merupakan sektor yang masuk dalam kategori kuadran I dimana laju pertumbuhan dan kontrubusi sektornya lebih besar dari laju pertumbuhan dan kontrubusi sektor provinsi Papua. Akhir tahun 2013 sektor-sektor mengalami perubahan pola pada sektor pertambangan dan penggalian dan sektor listrik dan air bersih dimana dalam kuadran IV laju pertumbuhan dan kontrubusi  Kabupaten Jayapura lebih kecil dari laju pertumbuhan dan kontrubusi Provinsi Papua

Kata Kunci: PDRB, LQ, DLQ, Tipologi Klassen

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Aurelianus Jehanu, Universitas Cenderawasih

Alumni Program S1 Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih

Ida Ayu Purba Riani, Universitas Cenderawasih

Staf Pengajar Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih

Balthazar Kreuta, Universitas Cenderawasih

Staf Pengajar Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih

References

Arsyad, Lincolin, 1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. BPFE, Yogyakarta;

Basuki, Agus Tri, 2005, Peranan Kabupaten Way Kanan Dalam Pembentukan PDRB Provinsi Lampung Tahun 1999-2002, Skripsi, Universitas Sriwijaya, Palembang;

Fachrurrazy, 2009, Analisis Penentuan Sektor Basis Perekonomian Wilayah Kabupaten Aceh Utara Dengan Pendekatan Sektor Pembentuk PDRB, Tesis, Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara, Medan;

Ghufron, Muhammad. 2008, Analisis Pembangunan Wilayah Berbasis Sektor Basis Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur, Skripsi, Institut Pertanian Bogor, Bogor;

Jhingan, ML, 2002, Ekonomi Pembangunan, Penerbit Rajawali, Jakarta;

Kuncoro, M, 2004, Otonomi dan Pembangunan Daerah; Reformasi, Perencanaan, Strategi danPeluang, Erlangga, Jakarta.

Purwaningsih, 2009, Analisis Struktur Ekonomi dan Penentuan Sektor Basis Kabupaten Parigi Moutong, Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor;

Sjafrizal, 2008, Ekonomi Regional : Teori dan Aplikasi, Badouse Media, Cetakan Pertama,Padang;

Suryana, 2000, Teori-Teori Pertumbuhan Ekonomi, Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan, UPP AMP YKPN Yogyakarta;

Tarigan, Robinson, 2007, Ekonomi Regional, Teori dan Aplikasi, PT Bumi Aksara, CetakanKeempat, Jakarta;

Todaro, Michael P, 2000, Ekonomi Untuk Negara Berkembang Suatu Pengantar TentangPrinsip-Prinsip Masalah dan Kebijakan Pembangunan, Bumi Aksara, Jakarta;

Mukhlis Adam, 2013. Analisis Sektor Ekonomi Potensial Sebagai Dasar Dalam Perencanaan Pembangunan Kota Bima, Mukhlisbima.blogspot.com/2013/05/analisis-sektor-ekonomi-potensial_24.html;

Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Jayapura Dalam Angka Tahun 2008-2013, Sentani. BPS Kabupaten Jayapura;

Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Papua Dalam Angka Tahun 2008-2013, Jayapura. BPS Provinsi Papua.

Downloads

Published

2015-12-01

How to Cite

Jehanu, A., Riani, I. A. P., & Kreuta, B. (2015). Analisis Sektor Basis Dan Non Basis Di Kabupaten Jayapura. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 2(3). https://doi.org/10.56076/jkesp.v2i3.2067

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2