PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM DANA DESA DI KAMPUNG ARMO PESISIR DISTRIK SARMI KABUPATEN SARMI

Sarce S. Kreeuw, Yosephina Ohoiwutun

Abstract


This study aims to describe and analyze women's participation in the Implementation of the Village Fund Program in Armo Pesisir Village, Sarmi District, Sarmi Regency and describe the factors that influence it. The research method used is qualitative descriptive. Data collection techniques in the form of interviews and observations. Data analysis includes data reduction, data exposure, and drawing conclusions. The results showed that the form of women's participation in the Implementation of the Village Fund Program in Armo Pesisir Village, Sarmi District, Sarmi Regency. Women's participation contributes to every stage of the management of the Village Fund Allocation, starting from planning, implementation, administration, reporting and accountability. It's just that at the stage of administration and accountability women are not directly involved, because it is the authority and responsibility of the BPK, but in the planning, implementation and reporting stages, women participate. Then it is related to the form of women's participation in the form of giving voice to fight for their rights and the open access provided. And the level of participation starts from delegation, partnership, consultation and information. Then, the supporting factors are the level of education, social solidarity, responsibility and intense information dissemination. Then the inhibiting factors are cultural factors, misunderstandings, and mutual suspicion from the community.

Keywords


Women's participation, Policy implementation, Village fund allocation, Coastal Armo, Sarmi, Papua

Full Text:

PDF

References


Barth, F. (1988). Kelompok Etnik dan Batasannya. Jakarta: Universitas Indonesia.

Bungin, B. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif : Aktualisasi Metodologis Ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Darwin, M. (2005). Negara dan Perempuan: Reorientasi Kebijakan Publik. Yogyakarta: Graha Guru.

Efianingrum, A. (2008). Pendidikan dan Pemajuan Perempuan: Menuju Keadilan Gender. Jurnal Fondasia.

Eko, S. (2004). Pilkada Secara Langsung: Konteks, Proses dan Implikasi, Bahan Diskusi dalam Expert Meeting “Mendorong Partisipasi Publik Dalam Proses Penyempurnaan UU No. 22/1999 di DPR–RI”. Jakarta: Yayasan Harkat Bangsa.

Hastuti, H. (2016). Perempuan Biak-suatu Tinjauan dari Perspektif Komunikasi pada Keluarga Etnis Papua. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2), 195-206.

Ilham, I., Muttaqin, Z., & Idris, U. (2020). Pengembangan Bumkam Berbasis Potensi Lokal Di Kawasan Perbatasan Indonesia-Papua New Guinea. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 104-109.

Indah, I. (2013). Peran-peran perempuan dalam masyarakat. Academica, 5(2).

Kurniati, T. (2018). Peran Perempuan Dalam Pembangunan Desa Di Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Meddan).

Lestari, F. (2015). Seks, Gender, dan Konstruksi Sosial. Jurnal Perempuan. Eedisi November.

Malau, W. (2014). Pengarusutamaan Gender dalam Program Pembangunan. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 6(2), 125-131.

Manembu, A. E. (2017). Peranan Perempuan Dalam Pembangunan Masyarakat Desa (Suatu Studi Di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara). Jurnal Politico, 6(1).

Moleong, L. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Muda, F. A. (2007). Nalar Perempuan Upaya Rekonstruksi Konstruksi Sosial Setara Gender. EGALITA.

Mufidah, N. D. (2020). Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan Di Negara Asean. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

Nurmila, N. (2015). Pengaruh budaya patriarki terhadap pemahaman agama dan pembentukan budaya. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 23(1), 1-16.

Parawansa, K. I. (2003). Pemberdayaan perempuan dalam pembangunan berkelanjutan. Bali, hlm, 1-15.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa

Rudyansjah, T. (2015). Emile Durkheim: Pemikiran Utama, Percabangannya e Radcliffe Brown, Fortes, Levi-Strauss, Turner dan Holbraad. Jakarta: Kompas.

Sakina, A. I. (2017). Menyoroti budaya patriarki di Indonesia. Share: Social Work Journal, 7(1), 71-80.

Santoso, W. M., Situmorang, A., Latifa, A., Hadi, A., Oktaviana, S., Propiana, J. K., & Pramodhawardhani, J. (2020). Penelitian dan Pengarusutamaan Gender: Sebuah Pengantar.

Sofiani, T. (2013). Membuka Ruang Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan. MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender, 1(1).

Sulistriyanti, F., Sari, L., & Maulida, Y. (2015). Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kerja perempuan nikah di Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Riau University).

Syafaati, I., Dwiningtyas, H., & Sos, S. (2016). The Meaning Of Native Papuanese Women Towards Violence Against Women In Radar Sorong Newspaper. Interaksi Online, 4(4), 1-11.

Todaro, M. P. & Smith, S.C. (2006). Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

Wicaksono, S. (2013). Pengaruh lama tinggal terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan permukiman. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 4(1), 24-32.

You, Y. (2019). Relasi Gender Patriarki dan Dampaknya Terhadap Perempuan Hubula Suku Dani, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Sosiohumaniora, 21(1), 65-77.




DOI: https://doi.org/10.31957/jkp.v4i2.1744

Refbacks

  • There are currently no refbacks.