ANALISIS KEPADATAN BENIH TERHADAP SINTASAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus × E. lanceolatus) PADA TRANSPORTASI SISTEM TERTUTUP
DOI:
https://doi.org/10.31957/acr.v9i1.5518Keywords:
Kerapu cantang, kepadatan benih, transportasi tertutup, kelulushidupan, kualitas air.Abstract
Transportasi sistem tertutup merupakan tahapan kritis dalam distribusi benih ikan kerapu yang berpotensi menyebabkan mortalitas tinggi akibat penurunan kualitas lingkungan media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kepadatan terhadap kelulushidupan (survival rate) benih ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus × E. lanceolatus), serta menentukan kepadatan optimal pada simulasi pengangkutan selama 24 jam. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan kepadatan, yaitu P1 (150 ekor/5 L), P2 (175 ekor/5 L), dan P3 (200 ekor/5 L), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi kelulushidupan serta kualitas air, yaitu suhu, oksigen terlarut (DO), pH, dan amonia. Hasil analisis statistik menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa variasi kepadatan berpengaruh signifikan (P < 0,05) terhadap kelulushidupan benih. Nilai kelulushidupan tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 sebesar 97,77% ± 1,01, diikuti P2 sebesar 95,23% ± 0,87, sedangkan nilai terendah terjadi pada P3 sebesar 71,06% ± 1,00. Penurunan kelulushidupan pada kepadatan tinggi sejalan dengan degradasi kualitas air, yang ditandai oleh peningkatan konsentrasi amonia hingga 0,3 mg/L serta penurunan oksigen terlarut hingga 5,5 mg/L. Kepadatan 150 ekor per 5 liter merupakan kondisi optimal dalam mempertahankan stabilitas fisiologis benih serta meningkatkan efisiensi transportasi dalam sistem tertutup.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously
licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial
publication in this journal. - Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive
distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository
or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. - Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or
on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges,
as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).












